Keuntungan Video H265 daripada H264

Sudah tahun 2020 sekarang dan teknologi terus berkembang, sampai di saat dimana banyak metode encode video yang memiliki kelebihan dibandingkan dengan teknologi encode lainnya. Sebagai contoh Metode Encode H264 yang dibuat awalnya pada tahun 2003 dan menjadi ledakan pada saat itu dimana hampir semua film dan video yang di distribusikan di dunia memakai teknologi encode ini. Hal ini dikarenakan pada saat itu, dengan hardware yang terbatas dan dengan segala sarana dan prasarana yang ada sekaligus tidak adanya musuh atau saingan lain yang dapat menyamai efektivitas metode ini pada zamannya membuat H264 terus digunakan oleh orang lain baik itu untuk keperluan biasa, sampai komersial.

Sekarang di tahun 2020, kita sudah harus berubah dari saat itu, karena sekarang ada metode encode yang bisa dibilang “lebih” hebat dari yang ada sebelumnya (H264) karena dengan metode baru ini kita bisa menyimpan lebih banyak tempat karena size video yang di encode dengan metode H265 lebih ringan dari video H264 namun kualitasnya masih sama atau bahkan lebih baik.

Perbedaan H265 VS H264

Di gambar diatas dapat kita lihat bahwa perbedaan video yang di encode dengan metode H265 menunjukkan lebih sedikit memakan size/memory, jika dijabarkan lebih luas maka jika ada suatu video atau film dengan size video sebesar 1GB jika di encode menggunakan H264 dalam resolusi 720p maka dengan video yang sama jika di encode dengan metode H265 dengan resolusi yang sama maka bisa didapat kualitas video yang sama namun dengan ukuran video (size video) yang lebih kecil, bisa sampai 50% lebih kecil… bahkan untuk beberapa hal, bisa saja size video bahkan lebih kecil lagi.

Hal ini tentunya sangat penting dimana kita saat menyimpan video banyak dapat menghemat ruang harddisk karena setiap video yang kita download berukuran kecil. Tidak hanya itu, kualitas video bahkan kita bisa mendownload yang lebih baik dari encoder H264. Misalnya untuk video film panjang bisa jadi berukuran 1GB untuk resolusi 480p namun apabila di encode dengan H265 maka bisa jadi video tersebut dapat menjadi 720p namun dengan size yang sama… jadi disini kualitasnya akan berbeda dan pastinya H265 menang jauh tentang hal ini.

lalu pertanyaannya bagaimana video video itu bisa berubah size padahal videonya sama?
jawabannya bisa dilihat di gambar berikut ini….

Perbedaan kompresi
(kiri H264, Kanan H265-HEVC)

Seperti yang dapat kita lihat kotak kotak di gambar kiri dan kanan berbeda jumlahnya, dimana di bagian kiri kotak kotaknya cenderung lebih banyak, sedangkan kotak kotak di gambar yang kanan jumlahnya lebih sedikit dari yang kiri. inilah perbedaan paling mendasar dari H265 dimana Efisiensi didahulukan, yaitu dengan cara membuat code sebuah frame dengan menitik beratkan pada “kepadatan” suatu frame.

Untuk penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di gambar diatas bahwa tangan dan beberapa bagian baju sang guru yang menulis di papan tulis terlihat banyak kotak kotak kecil namun dilain sisi kotak lain berukuran besar. hal ini bermaksud bahwa frame detail seperti tangan atau lekukan tubuh akan di Encode secara khusus dengan mengedepankan aspek kualitas, jika di H264 semuanya akan sama, tidak ada yang di encode secara khusus kecuali bagian tersebut memiliki frame inti yang sangat banyak.

Hal itulah yang membuat encode menjadi berbeda, jadi setiap kotak disana adalah mewakili beberapa MB dari ukuran file akhir, semakin banyak kotak dalam suatu frame dalam video maka akan semakin besar pula ukuran video di akhir encode. jadi bisa disimpulkan bahwa HEVC atau biasa dikenal sebagai H265 lebih unggul bahkan sangat unggul dibanding kompetitornya H264 atau biasa kita sebut dengan “Kakak” dari sistem encoder video ini…

Sekian terimakasih

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*